Detail Cantuman Kembali
pengaruh plastik PET (Polyethylene terephthalate) terhadap impact toughness komposit aspal berpenguat serat bambu apus untuk pembuatan kapal kecil
Plastik merupakan salah satu bahan yang telah berkembang pesat serta mempunyai peranan yang sangat penting bagi manusia. Oleh karena itu penggunaan plastik semakin lama semakin terus meningkat. Permasalahan sampah plastik di Indonesia belum terselesaikan dengan baik. Maka dari itu penambahan limbah plastik pada material komposit aspal berpenguat bambu apus (Gigantochloa apus) bisa menjadi opsi jawaban untuk mengurangi jumlah sampah plastik nasional serta meningkatkan mutu aspal jauh lebih baik. Material komposit aspal plastik berpenguat bambu apus akan dilakukan pengujian menggunakan metode impact test charpy type dengan mengacu pada ASTM untuk mengetahui nilai impact nya. Kemudian hasil dari uji impact tersebut akan dilakukan perbandingan dengan hasil uji impact dari material komposit aspal berpenguat serat bambu apus yang menggunakan aspal murni. dari hasil uji impact yang telah dilakukan mendapatkan hasil rata-rata varian satu 7,02 J/cm2, varian dua 11,88 J/cm2, varian tiga 8,3 J/cm2, berdasarkan hasil impact tersebut material komposit aspal berpenguat serat bambu apus yang ditambahkan plastik PET mampu melebihi nilai impact material komposit yang memakai aspal murni tetapi material komposit aspal berpenguat serat bambu apus tidak bisa melampaui nilai impact material kayu dan tidak bisa dijadikan sebuah kapal kecil.
621.21.17 Ari p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2021
Surabaya
xii, 85 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







